Kombes Josua Tampubolon Beri Semangat Baru Pemberantasan Narkoba
ZTV - Pengurus Anak Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kec.Medan Labuhan menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas dilantiknya Kombespol.Dr. Josua N.A.M. Tampubolon, S.H., M.H. sebagai Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelijen Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara.
Ucapan tersebut disampaikan langsung oleh *Fictor Roganda* *Tampubolon,S.Pd* selaku Ketua PAC GAMKI Kec.Medan Labuhan
di Medan, Kamis (13/8/2026).
“Kami segenap keluarga besar, mengucapkan selamat atas amanah baru yang diemban Kombespol.Dr. Josua N.A.M. Tampubolon, S.H., M.H. sebagai Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sumatera Utara,” ujar Ketua Anak Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia Kec Medan Labuhan.
Menurut Pengurus Anak Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia Kec. Medan Labuhan, pengalaman dan dedikasi Kombespol.Josua Tampubolon diharapkan dapat memberikan semangat baru dalam memperkuat upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Sumatera Utara (Sumut).
Beharap Kombespol DR.Josua Tampubolon dapat menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab serta terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
“Semoga senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, serta keberhasilan dalam menjalankan tugas dan pengabdian untuk mewujudkan Sumatera Utara dan Indonesia yang bersih dari narkoba,” ujarnya.
Siap bersinergi dan mendukung langkah-langkah positif BNNP Sumut dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika.
Kobespol. Dr. Josua N.A.M. Tampubolon diketahui merupakan perwira Polri yang memiliki pengalaman dalam penanganan persoalan narkotika. Sebelum dipercaya menduduki jabatan strategis di BNNP Sumut, ia pernah menjabat sebagai Kepala BNN Kabupaten Deli Serdang.
Dengan pengalaman tersebut, kehadirannya di jajaran BNNP Sumut diharapkan semakin memperkuat fungsi pemberantasan dan intelijen dalam menghadapi ancaman peredaran narkotika di wilayah Sumatera Utara. (Tim)
