Kapal Pesiar Internasional Kembali Sandar di Kuala Tanjung, Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Lokal
(Kapal Pesiar Internasional Kembali Sandar di Kuala Tanjung, Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Lokal/Foto: ist)
ZTV.BATUBARA - Pelabuhan Kuala Tanjung kembali menerima kunjungan kapal pesiar internasional. Kapal berbendera Bahama, MV Star Voyager, sandar pada Sabtu (7/2) dengan membawa ribuan wisatawan mancanegara, menandai berlanjutnya aktivitas pelayaran internasional di wilayah tersebut.Kapal yang dioperasikan Star Cruises itu melayani rute pelayaran regional yang menghubungkan sejumlahnegara di Asia Tenggara. (07/02)
Para penumpang berasal dari berbagai negara, di antaranya Australia, Kanada, Inggris, Belanda, Amerika Serikat, Selandia Baru, Hong Kong, India, Malaysia, Myanmar, Pakistan, Filipina, Tiongkok, Taiwan, Singapura, Thailand, dan Vietnam.Kapten MV Star Voyager, Capt.
Erik Johan Cronje Dahleberg, menyampaikan apresiasi atas dukungan layanan selama kapal berada di Kuala Tanjung.
Ia menilai koordinasi operasional yang baik membuat proses sandar dan kegiatan penumpang berlangsung lancar serta diharapkan dapat memperkuat hubungan kerja sama di masa mendatang.
Direktur Utama PT Prima Multi Terminal (PMT) Rudi Susanto mengatakan, kunjungan kapal pesiar ini menjadi bagian dari agenda pelayaran yang telah dijadwalkan sepanjang 2026.
Menurut dia, meningkatnya frekuensi kunjungan kapal pesiar menunjukkan kepercayaan operator internasional sekaligus membuka peluang bagi pengembangan pariwisata daerah.Kedatangan wisatawan juga memberi dampak langsung bagi pelaku usaha lokal.
PT PMT bersama PelindoCabang Kuala Tanjung kembali menggelar pameran produk UMKM yang menampilkan kerajinan tangan, kuliner khas, dan minuman tradisional.
Produk tersebut dipasarkan oleh pelaku UMKM dari Dekranasda Batubara, binaan Pelindo, serta pelaku usaha di sekitar pelabuhan.Ke depan, keberhasilan pelayanan kapal pesiar di Kuala Tanjung diharapkan dapat memperluas kolaborasi dengan industri pariwisata dan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu tujuan pelayaran kapal pesiar di kawasan Asia Tenggara. (*)
