Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger
  • Maret 202646
  • Februari 202677
  • Januari 202677
  • Desember 202576
  • November 202573
  • Oktober 202584
  • September 202564
  • Agustus 2025115
  • Juli 2025122
  • Juni 2025111
  • Mei 2025112
  • April 202587
  • Maret 2025132
  • Februari 2025117
  • Januari 2025107
  • Desember 2024149
  • November 2024176
  • Oktober 202499
  • September 2024102
  • Agustus 2024130
  • Juli 2024177
  • Juni 2024103
  • Mei 2024297
  • April 2024139
  • Maret 202464
  • Februari 202469
  • Januari 202485
  • Desember 202383
  • November 202388
  • Oktober 2023211
  • September 2023206
  • Agustus 2023144
  • Juli 2023197

Laporkan Penyalahgunaan

  •  Banner Gratis, Warung Makan Makin Laris! Inisiatif CSR dari Mekar Jaya Digiprint dan Mahasiswa Universitas Siber Asia

    Banner Gratis, Warung Makan Makin Laris! Inisiatif CSR dari Mekar Jaya Digiprint dan Mahasiswa Universitas Siber Asia

  • Tragis! Bocah SD Tewas Terlindas Truk di Marelan, Sang Ibu Histeris Peluk Jenazah

    Tragis! Bocah SD Tewas Terlindas Truk di Marelan, Sang Ibu Histeris Peluk Jenazah

  • Curhatan Tenaga Honorer PUPR Sumut  4 Bulan Gaji Tak Dibayar di Pindahkan ke Daerah Sebagai Outsourcing

    Curhatan Tenaga Honorer PUPR Sumut 4 Bulan Gaji Tak Dibayar di Pindahkan ke Daerah Sebagai Outsourcing

BREAKING NEWS
ZTV

ZTV

  • Media Network
  • _Perintah Rakyat
  • _METRO - NETWORK id
  • _ZTV ACEH
  • _SATU PIKIRAN
  • _NAVIGASIMETRO.id
  • News Network
  • _DAERAH
  • _GLOBAL
  • _HUKUM - KRIMINAL
  • _Dokumentasi
  • _Film
  • _KPOP
  • _Advetorial
  • _Wisata dan Kuliner
  • 🏙️ Nasional
  • 🏦 Ekonomi
  • 📰 News
  • 🗣️ Pilihan Rakyat
  • NEWS
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • FILM
  • INTERNASIONAL
  • MEGAPOLITAN
  • POLITIK
  • PILIHAN EDITOR
  • JABODETABEK
  • KPOP
  • ADVETORIAL
  • REGIONAL
  • INDONESIA
  • FOTO
ZTV
  • ZTV
  • ZTV ACEH
  • NAVIGASI METRO
  • METRO NETWORK
  • SATU PIKIRAN
  • PERINTAH RAKYAT
  • News
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Film
  • Internasional
  • Megapolitan
  • Kriminal
  • Regional
  • Politik
  • Pilihan Editor
  • Pilihan Rakyat
  • Jabodetabek
  • KPOP
  • Advetorial
  • Beranda
  • Internasional
  • Opini

Mendobrak Kesunyian: Pekerja Migran di Hong Kong Butuh Suara dan Dukungan Psikologis

Zamzani Kurniawan
Juli 18, 2025

ZTV.HONGKONG - Pekerja migran Indonesia (PMI) di Hong Kong menghadapi tantangan yang mengkhawatirkan terkait hak-hak mereka. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak dari mereka terpaksa bekerja dengan jam yang berlebihan, sering kali tanpa mendapatkan hak istirahat yang layak. Hal ini semakin memprihatinkan mengingat mereka adalah tulang punggung keluarga di tanah air, yang diharapkan dapat memberikan dukungan finansial.

Jam Kerja Berlebihan dan Hak yang Terabaikan

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh sejumlah organisasi non-pemerintah, lebih dari 70% pekerja migran mengaku mengalami jam kerja melebihi batas yang ditetapkan. Mereka sering kali dipaksa untuk bekerja lebih dari 12 jam sehari, tanpa adanya waktu istirahat yang cukup. Situasi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik mereka, tetapi juga menciptakan tekanan mental yang berkelanjutan.

Lebih parahnya lagi, akses terhadap makanan yang layak sering kali terabaikan. Banyak pekerja migran mengeluhkan bahwa mereka tidak mendapatkan cukup makanan, atau makanan yang disediakan tidak sesuai dengan kebutuhan gizi mereka. Kondisi ini semakin memperburuk kesehatan mereka, menjadikan mereka rentan terhadap berbagai penyakit.

Tekanan dari Keluarga di Tanah Air

Di samping tantangan fisik, PMI juga menghadapi tekanan mental yang berasal dari tuntutan keluarga di tanah air. Banyak dari mereka merasa tertekan untuk mengirimkan uang secara rutin kepada keluarga, yang terkadang menjadikan beban tambahan di tengah kondisi kerja yang tidak manusiawi. Tekanan ini sering kali membuat mereka merasa terjebak dalam situasi yang sulit, di mana mereka harus memilih antara memenuhi kebutuhan keluarga dan menjaga kesehatan mental dan fisik mereka.


Kesehatan Mental yang Terabaikan

Kondisi ini menciptakan spiral stres yang dapat berdampak serius pada kesehatan mental. Berbagai laporan menunjukkan bahwa banyak PMI di Hong Kong mengalami masalah kesehatan mental yang serius, seperti depresi dan kecemasan. Namun, akses terhadap dukungan psikologis sering kali sangat terbatas. Banyak pekerja migran yang merasa malu atau takut untuk mencari bantuan, karena stigma yang melekat pada masalah kesehatan mental.

Harapan untuk Perwakilan Pemerintah

Menghadapi situasi yang semakin memprihatinkan ini, diharapkan perwakilan pemerintah Indonesia di Hong Kong dapat lebih aktif dalam menyuarakan hak-hak pekerja migran. Tindakan konkret seperti membentuk program dukungan psikologis dan advokasi untuk hak-hak dasar pekerja migran sangat diperlukan. Program-program tersebut bisa mencakup penyuluhan tentang hak-hak mereka, serta penyediaan layanan konseling yang dapat diakses dengan mudah.

Dukungan dari pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih adil dan manusiawi bagi para pekerja migran di Hong Kong. Dengan langkah-langkah nyata, kita dapat membantu mereka mendobrak kesunyian yang selama ini membelenggu mereka.



Kontributor : Fina Luspita Dewi, Mahasiswa Universitas Siber Asia
Baca Juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Zamzani Kurniawan
Zamzani Kurniawan
Jadi Lah Yang Terbaik
Berita Terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Rekomendasi
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal
Gambar
Terpopuler
  • Reklamasi PPS Gabion Belawan Tuai Penolakan, Nelayan Bagan Deli, JPKP, MHAD Pertanyakan AMDAL dan Sosialisasi

  • KPI Belawan Apresiasi Buka Puasa dan Santuni Anak Yatim di Gelar PT Arenas Bonia Prima Belawan

  • Diduga Skandal Rp123 Miliar, Oknum Bank Mandiri Terseret Kasus Hilangnya Dana Nasabah

  • Jelang Idul Fitri, Kemacetan Parah Lumpuhkan Jalan Pelabuhan Raya Belawan

  • Rayakan Milad ke-20, FORMABEM Gandeng PENDIRI di Amerika Serikat Gelar Aksi Berbagi Takjil di Belawan

  • Tim Gabungan Grebek Gudang BBM Ilegal

  • Pegadaian Resmi Luncurkan Super Apps ‘Tring!’: Integrasikan Seluruh Ekosistem Emas dan Keuangan Digital dalam Satu Genggaman

  • PT. Musim Mas Peduli Kesehatan Warga Mengadakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Dan Donor

  • Ramadhan Berbagi, HNSI Medan Bersama Relawan Wak Young Salurkan 300 Karung Beras

  • Di Tengah Ramainya Mudik di Pelabuhan Merak, BKKP Hadirkan Layanan Pemeriksaan Kesehatan

Ngaji Bareng
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Fokus
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Foto
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Shorts
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tv
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
ZTV NETWORK
  • Brand Logo
  • Brand Logo
  • Brand Logo
  • Brand Logo
  • Brand Logo
ZTV
Ikuti Kami
  • Redaksi
  • About
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© ZTV - SINCE 2021