LBH Cakra Keadilan, Pelantikan Kabid Pemberantasan BNNP Sumut Harus Jadi Momentum Perang Total Lawan Narkoba
Direktur Utama LBH Cakra Keadilan Helmax Alex Sebastian Tampubolon, SH MH menyebut pelantikan ini harus menjadi titik balik perang melawan narkoba di Sumut yang kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan.
"Kami menyampaikan selamat dan sukses. Ini bukan sekadar seremonial. Sumut sedang darurat narkoba. Kami berharap KBP Josua membawa semangat baru, gebrakan baru, dan ketegasan baru untuk memutus rantai peredaran narkotika di Sumut," tegas Helmax.
Tegak, Tegas, Tanpa Kompromi
Helmax menilai pengalaman KBP Josua saat menjabat Kepala BNN Kabupaten Deliserdang menjadi modal penting. Ia mendesak agar fungsi pemberantasan dan intelijen di BNNP Sumut diperkuat secara maksimal.
"Kami di LBH Cakra Keadilan siap bersinergi. Tapi kami juga menuntut langkah tegas, sikat bandar besar, putus jaringan lintas provinsi dan kejar sampai ke akar. Jangan ada ruang abu-abu bagi sindikat narkoba," ujar Helmax.
Ia juga menekankan pentingnya program P4GN menyentuh langsung ke sekolah, kampus, dan desa.
Perang narkoba tidak bisa hanya di meja penyidikan. Harus ada pencegahan masif. Anak muda kita jangan sampai jadi korban vape berisi narkoba tanpa sadar.
"Semoga KBP Josua diberikan kekuatan, kesehatan, dan keberhasilan. Rakyat Sumut menunggu bukti nyata agar Sumut bersih dari narkoba," pungkas Helmax.
Sumut Peringkat 1 Nasional: 1,5 Juta Warga Terpapar
Data terbaru BNN RI, BRIN dan BPS Februari 2026 menunjukkan Sumatera Utara menduduki peringkat pertama nasional dalam angka prevalensi pengguna narkoba.
Dari total sekitar 15 juta penduduk, hampir 1,5 juta warga Sumut atau 10% terindikasi sebagai pengguna narkotika. Secara nasional angka ini juga naik dari 3,3 juta menjadi 4,1 juta orang.
"Angka prevalensi justru meningkat. Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi kita semua," tegas Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Tatar Nugroho, baru baru ini.
Situasi makin pelik dengan modus baru.
BNN membongkar jaringan Sumut yang menggunakan cartridge vape berisi THC sebagai alat penyamaran.
Sepanjang Januari-Februari 2026 saja, Polda Sumut mengungkap 923 kasus dengan sitaan 179,95 kg sabu dan 155 kg ganja. Bahkan hingga semester I 2026, Polda Sumut menyita total 5,3 ton barang bukti narkoba dari 3.865 kasus. (Tim)
