Milad ke-29 HITPAM Sumut, Teguhkan Komitmen Lestarikan Warisan Budaya Melayu
(Milad ke-29 HITPAM Sumut, Teguhkan Komitmen Lestarikan Warisan Budaya Melayu/Foto: ist)
ZTV – Himpunan Telangkai Pelestari Adat Melayu Sumatera Utara (HITPAM Sumut) menggelar perayaan Milad ke-29 dengan mengusung tema "Mari Lestarikan Warisan Budaya Melayu" di AOBI Cafe Terrace, Jalan Martimbang No. 2, Kecamatan Medan Maimun, Selasa (16/6/2026).
Perayaan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri para tokoh adat, sultan, budayawan, telangkai, serta masyarakat Melayu dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Untuk menambah semarak nuansa adat, panitia mengimbau seluruh peserta dan tamu undangan mengenakan busana khas Melayu.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara Anhar, dilanjutkan Tari Persembahan sebagai simbol penghormatan kepada para tamu. Suasana religius semakin terasa melalui doa bersama, sebelum seluruh hadirin menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipandu Dhora.
Ketua Panitia, Dt. Drs. Chairul Anwar, dalam laporannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya rangkaian kegiatan Milad ke-29 HITPAM Sumut.
Secara khusus, ia menyampaikan penghargaan kepada Dr. Dt. Sakyan Asmara bergelar Datuk Wangsa Negeri Serdang yang dinilai banyak memberikan arahan dan dukungan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ir. T. Syahmi Johan, M.Si., serta Dr. Hj. Tengku Mira Sinar, M.A., sehingga rangkaian kegiatan Adat Perkawinan Melayu yang berlangsung pada 13, 14, dan 16 Juni 2026 dapat terlaksana dengan baik.
Sementara itu, Ketua Umum HITPAM Sumut, T. Ismail Manan, BA, menegaskan pentingnya menjaga eksistensi nilai-nilai budaya Melayu di tengah derasnya arus modernisasi.
"Pelestarian adat dan budaya Melayu merupakan tanggung jawab bersama agar warisan leluhur tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang," ujarnya.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan musik tradisional Pakpung serta pembacaan puisi hikayat Melayu yang mengangkat nilai-nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Melayu.
Dukungan terhadap kiprah HITPAM Sumut juga disampaikan sejumlah tokoh penting yang hadir. Di antaranya Penasihat sekaligus Tokoh Masyarakat Melayu, Dr. Dt. Sakyan Asmara.
Dalam kesempatan tersebut turut hadir para Sultan Melayu, di antaranya Sultan Serdang Tuanku Ahmad Tala'a dan Sultan Langkat Tuanku T. Ariefanda Aziz Abdul Djalil Rahmad Shah yang memberikan pandangan mengenai pentingnya menjaga dan melestarikan adat istiadat Melayu di tengah perkembangan zaman.
Acara juga dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada para finalis Lomba Pantun Adat serta penampilan para juara dalam peragaan prosesi Mengantar Pengantin sebagai bagian dari upaya pelestarian tradisi Melayu.
Sebagai bentuk sinergi antarlembaga Melayu, HITPAM Sumut menyerahkan penghargaan berupa Tepak Sirih kepada Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI), Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI), dan Gabungan Anak Melayu Muda Indonesia (GAMMI). Selain itu, penghargaan berupa plakat diberikan kepada Dr. Dt. Sakyan Asmara dan Dr. Safwan Hadi Umri atas dedikasi mereka dalam pelestarian budaya Melayu.
Usai sesi foto bersama dan ramah tamah yang diisi makan siang, kegiatan berlanjut dengan agenda ilmiah kebudayaan berupa bedah buku karya T.H.M. Lah Husny berjudul "Langgam dan Pantun Pada Acara Perkawinan Adat Melayu Sumatera Timur".
Diskusi tersebut menghadirkan Dr. Safwan Hadi Umri sebagai pembedah utama, dengan T. Ihsan, T. Ismail Manan, BA, dan Dt. Drs. Chairul Anwar sebagai pembanding. Sementara itu, kesimpulan diskusi disampaikan oleh Dt. Syahrial Fadhli.
Melalui peringatan Milad ke-29 ini, HITPAM Sumut menegaskan komitmennya untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjaga, mengembangkan, dan mewariskan adat serta budaya Melayu kepada generasi penerus, sekaligus memperkuat eksistensi budaya Melayu sebagai bagian penting dari identitas bangsa.
Selain para tokoh adat dan budayawan, perayaan Milad ke-29 HITPAM Sumut turut dihadiri para telangkai dari berbagai kabupaten/kota se-Sumatera Utara yang tergabung dalam organisasi tersebut." (Fir)
