Ganda Simbolon Dipercaya Pimpin PP PAC Medan Labuhan
ZTV - Tak ada riuh perdebatan, tak ada suara yang saling bertentangan. Yang terdengar hanyalah satu kata yang menguat dari seluruh penjuru ruangan: sepakat.
Di tengah suasana hangat yang dipenuhi rasa persaudaraan, Ganda Putra Simbolon akhirnya berdiri, menerima amanah besar itu. Ia terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Medan Labuhan periode 2026–2029, dalam Rapat Pemilihan Pengurus (RPP), Minggu (26/4).
Momen itu bukan sekadar pemilihan. Ia menjadi gambaran nyata bahwa di tengah dinamika organisasi, persatuan masih menjadi fondasi utama. Dukungan penuh dari seluruh kader bukan hanya soal pilihan, tetapi tentang kepercayaan yang tumbuh dari perjalanan, kebersamaan, dan rasa memiliki yang sama.
Putra daerah Kelurahan Sei Mati itu tak kuasa menyembunyikan rasa harunya. Di hadapan para kader dan tamu undangan, ia menyadari bahwa jabatan ini bukan sekadar posisi, melainkan amanah yang harus dijaga dengan hati.
Acara yang berlangsung di Kantor PAC Pemuda Pancasila Medan Labuhan itu berjalan dengan tertib, namun sarat makna. Hadir dalam kegiatan tersebut pengurus MPC Pemuda Pancasila Kota Medan, Janses Simbolon yang juga Anggota DPRD Kota Medan, Kapolsek Medan Labuhan D Raja Napitupulu, serta seluruh jajaran pengurus dan kader yang menjadi saksi lahirnya kepemimpinan baru.
Dalam sambutannya, Ganda menyampaikan tekadnya dengan suara yang penuh keteguhan, namun tetap dibalut rasa haru.
“Amanah ini bukan milik saya sendiri. Ini milik kita semua. Kalau kita tetap bersama, tetap solid, saya yakin kita bisa membawa organisasi ini benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ucapnya.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat solidaritas, dan tidak lelah berbuat bagi masyarakat, sekecil apa pun langkah yang bisa dilakukan.
Hari itu, bukan hanya ketua yang terpilih. Tapi juga harapan yang kembali ditegakkan. Bahwa di tengah perubahan zaman, semangat persatuan, loyalitas, dan kepedulian masih hidup dan berdenyut di tubuh Pemuda Pancasila Medan Labuhan.
Kegiatan pun ditutup dalam suasana yang tak sekadar hangat, tetapi juga penuh harapan—bahwa langkah ke depan akan lebih kuat, karena dilangkahkan bersama. (Tim)
