Kebakaran Kembali Melanda Pemukiman Padat Penduduk di Medan Belawan
(Kebakaran Kembali Melanda Pemukiman Padat Penduduk di Medan Belawan/Foto: ist)
ZTV.BELAWAN – Kebakaran kembali melanda kawasan pemukiman padat penduduk di Jalan Selebes Gang 15, Lingkungan 30, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, Kamis malam (22/01/2026). Peristiwa ini menghanguskan enam unit rumah warga yang sebagian besar terbuat dari material kayu dan bangunan semi permanen.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, api dengan cepat membesar dan meluas hanya dalam hitungan menit. Hingga berita ini diturunkan, sumber api masih belum diketahui secara pasti.
Salah seorang saksi mata sekaligus korban terdampak, Frida (48), seorang guru honorer di salah satu Sekolah Dasar, menuturkan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 20.15 WIB.
“Saat itu saya bersama anak dan beberapa warga sedang duduk di depan rumah. Tiba-tiba terlihat api besar berasal dari rumah warga yang berada tidak jauh dari rumah saya,” ujarnya.
Melihat kejadian tersebut, warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena api dengan cepat membesar akibat jarak bangunan yang saling berdekatan.
Tak lama kemudian, Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kecamatan Medan Belawan dan Kota Medan tiba di lokasi setelah menerima laporan warga. Proses pemadaman berlangsung sekitar satu setengah jam, dengan melibatkan beberapa unit armada pemadam serta bantuan warga setempat. Sumber air diperoleh dari mobil tangki pemadam kebakaran.
Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa, namun beberapa warga dilaporkan mengalami kepanikan, luka ringan, serta sesak napas akibat menghirup asap tebal.
Pihak Damkar menyatakan bahwa dugaan awal penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan, termasuk kemungkinan korsleting listrik atau percikan api dari aktivitas dapur warga.
Akibat kejadian ini, para korban kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi ke rumah kerabat maupun posko darurat yang disiapkan warga setempat. Kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Warga bersama kepala lingkungan setempat berharap pemerintah segera menyalurkan bantuan, khususnya untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban yang rumahnya ludes terbakar. (*)
