KETIKA HUKUM KALAH OLEH AMARAHPANDANGAN KASUS PENGEROYOKAN TERDUGA PENCURI AYAM DI TABANAN BALI DALAM PERSPEKTIF ESTETIKA HUMANISME PADA KONSEP HOTS DAN LOTS
(Sumber foto : Faqih Hindami)
Disusun oleh salsa komairoh – universitas siber asia
ZTV - Estetika humanisme mengajarkan bahwa manusia adalah subjek, bukan objek. Martabat manusia harus dijaga bahkan ketika ia diduga melakukan kesalahan. Kasus di banjar dinas juwuk legi, tabanan, bali pada 24 juli 2026 menjadi tamparan keras. Seorang pria inisial KD meninggal dunia setelah di keroyok massa karena di duga mencuri seekor ayam aduan.
Isak tangis anak perempuan pada saat melihat jenazah ayahnya yang dibopong warga membuat sejumlah warganet merasa iba dan ingin berdonasi, namun siapa sangka ada plot twist yang sangat mengejutkan. Korban berinisal KD ternyata seorang residivis pada tahun 2018 kd mencuri cengkih, dan pada saat melakukakn aksi pencuriannya KD menggunakan motor yang merupakan motor curian dari kabupaten bangli pada tahun 2019. (Sumber foto : video gede astra)
https://www.tiktok.com/@faqih_hindami/video/7667904602322242823?is_from_webapp=1&sender_device=pc&web_id=7658548318813095431
PANDANGAN SESEORANG TERHADAP KASUS TERSEBUT JIKA BERFIKIR MENGGUNAKAN SALAH SATU KONSEP LOTS
Media sosial sangat cepat mengirim berita yang sangat viral yang bisa membuat diri kita iba, sedih, menangis sampai ada niatan untuk berdonasi. Pada kasus pencurian ayam aduan, beredar cuplikan video anak perempuan yang menangis ketika melihat jenazah ayahnya yang sudah terbungkus kain kafan dan melewatinya, teriaknya “bapakkkkkkkkk, hiks hiks hiks..........” “baaaaapaaaaaaaaaaaaakkkk....” tangisan yang tidak bisa di bendung membuat sejumlah netizen turut sedih melihatnya, seseorang yang berpikir lots biasanya akan termakan berita lalu mereka membagikan ulang postingan tersebut, menceritakannya kepada teman dan kerabat juga, lalu menyudutkan serta mengutuk para pelaku pengeroyokan tersebut tanpa dicari tahu terlebih dahulu akar masalahnya.
PANDANGAN SESEORANG TERHADAP KASUS TERSEBUT JIKA BERFIKIR MENGGUNAKAN SALAH SATU KONSEP HOTS
Seseorang yang menggunakan konsep hots pada media sosial tentunya tidak mudah terprovokasi ataupun mudah percaya, dia akan mencari tahu mengapa kok bisa hanya mencuri ayam bisa sampai di keroyok. Akhirnya terkuak bahwa pelaku pencurian dikeroyok karena mencuri ayam aduan yang nilainya sekitar kurang lebih Rp 25.000.000 dan menurut saksi massa tersangka sempat mengangancam warga dan membawa senjata tajam, ketapel, serta batu krikil.
BERPIKIR KRITIS, ILMIAH DAN SISTEMATIS
Humanisme menuntut kita untuk tidak berfikir hitam putih.
Memang, pencurian adalah sebuah kesalahan dan pelaku juga memliliki rekam jejak yang buruk tetapi itu bukan berarti dia harus di hilangkan nyawanya. Keresehan warga terhadap KD membuat rasa kurang aman di lingkungan namun main hakim sendiri itu tetap salah.
main hakim sendiri hanya membuat banyak korban, KD yang meninggal, warga lain yang ditetapkan menjadi tersangka, dan juga dapat memengaruhi kondisi mental dari keluarga yang ditinggalkan.
Hukum tetap ditegakkan secara sistematis di negara kita, karena kita adalah negara hukum, bagaimanapun menghilangkan nyawa adalah pelanggaran berat.
Tragedi di tabanan mengingatkan kita bahwa kemiskinan bisa melahirkan keputusasaan, dan kemarahan dapat menimbulkan kekerasan. Estetika humanisme menuntut kita untuk tidak memihak salah satu dari korban maupun tersangka, kita harus mengutuk pencurian dan juga pengeroyokan. Meskipun KD memiliki rekam jejak buruk dan meresahkan warga, nyawa manusia tetap harus dihormati. Hukum harus ditetapkan sesuai prosedur, bukan amarah massa. Tugas kita sebagai manusia yang bermartabat adalah harus berpikir kritis untuk memahami akar masalah, berpikir ilmiah untuk mencari fakta, dan berpikir sitematis untuk mendapatkan solusi. Karena masyarakat yang indah adalah masyarakat yang menjaga hukum dan menjaga kerukunan di lingkungan rumahjuga tidak menghilangkan nyawa.
DAFTAR PUSTAKA
1. modul materi estetika humanisme part 15
2. koran kota. (2026). Maling ayam dihakimi warga tewas, KSP Dudung kecam aksi
3. Sinata. Id. (2026). Tangis bocah pecah di pemakaman, ayah tewas dikeroyok
4. Hasanah. Id. (2026). 5 tersangka pengeroyokan terduga pencuria ayam di tabanan di tangkap
5. Detik.com, Ayah Tewas Dimassa, Anak Pencuri Ayam di Bali Nangis Histeris Ayah Tewas Dimassa, Anak Pencuri Ayam di Bali Nangis Histeris
