Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger
  • Mei 2026267
  • April 2026191
  • Maret 202669
  • Februari 202677
  • Januari 202677
  • Desember 202576
  • November 202573
  • Oktober 202584
  • September 202564
  • Agustus 2025115
  • Juli 2025122
  • Juni 2025111
  • Mei 2025112
  • April 202587
  • Maret 2025132
  • Februari 2025117
  • Januari 2025107
  • Desember 2024149
  • November 2024176
  • Oktober 202499
  • September 2024102
  • Agustus 2024130
  • Juli 2024177
  • Juni 2024103
  • Mei 2024297
  • April 2024139
  • Maret 202464
  • Februari 202469
  • Januari 202485
  • Desember 202383
  • November 202388
  • Oktober 2023211
  • September 2023206
  • Agustus 2023144
  • Juli 2023197

Laporkan Penyalahgunaan

BREAKING NEWS
ZTV

ZTV

  • Media Network
  • _Perintah Rakyat
  • _METRO - NETWORK id
  • _ZTV ACEH
  • _SATU PIKIRAN
  • _NAVIGASIMETRO.id
  • News Network
  • _DAERAH
  • _GLOBAL
  • _HUKUM - KRIMINAL
  • _Dokumentasi
  • _Film
  • _KPOP
  • _Advetorial
  • _Wisata dan Kuliner
  • 🏙️ Nasional
  • 🏦 Ekonomi
  • 📰 News
  • 🗣️ Pilihan Rakyat
  • NEWS
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • FILM
  • INTERNASIONAL
  • MEGAPOLITAN
  • POLITIK
  • PILIHAN EDITOR
  • JABODETABEK
  • KPOP
  • ADVETORIAL
  • REGIONAL
  • INDONESIA
  • FOTO
ZTV
  • ZTV
  • ZTV ACEH
  • NAVIGASI METRO
  • METRO NETWORK
  • SATU PIKIRAN
  • PERINTAH RAKYAT
  • News
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Film
  • Internasional
  • Megapolitan
  • Kriminal
  • Regional
  • Politik
  • Pilihan Editor
  • Pilihan Rakyat
  • Jabodetabek
  • KPOP
  • Advetorial
  • Beranda
  • Pilihan Rakyat

Srawung di Meja Kopi, Cara Tentara Merawat Nadi Kehidupan di Langkat

Zamzani Kurniawan
Mei 14, 2026



​ZTV - Di bawah naungan atap sederhana warung kopi milik Ibu Ernawati, batas antara seragam loreng dan kaos oblong warga luruh bersama aroma kafein.

Hari itu, Kamis (14/5/2026), Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, tidak sekadar menyaksikan pembangunan fisik, melainkan sebuah prosesi "srawung" yang menghangatkan jiwa.

​Meski kalender menunjukkan hari libur, ratusan personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tidak memilih untuk menarik diri.

Mereka justru melebur, menjadikan warung kopi di Dusun I sebagai ruang komunal untuk mendengar, bercerita, dan merajut kembali ikatan emosional yang sering kali terabaikan dalam deru mesin proyek.

​Menyentuh Akar Rumput

​TMMD ke-128 di bawah komando Letkol Inf Sangkakala tampaknya ingin menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari berapa kilometer jalan yang dibeton, tetapi dari seberapa dalam kepercayaan warga yang berhasil dirangkul.

​Pasiter Kodim 0203/Langkat, Kapten Inf Supriadi, mengungkapkan bahwa interaksi informal adalah kunci utama.

​"Tidak ada masalah di muka bumi ini yang tidak bisa diselesaikan dengan komunikasi," tutur Supriadi, menggarisbawahi visi Dansatgas.

​Di meja kayu yang penuh guratan usia, Serka Didi dan Bripka Arif duduk berdampingan dengan para petani dan pemuda desa.

Tanpa sekat protokoler, mereka berbicara tentang banyak hal, mulai dari kendala pengairan sawah, situasi keamanan desa, hingga mimpi-mimpi sederhana warga tentang hari esok yang lebih baik.

​Jembatan Hati di Balik Cangkir Kopi

​Pendekatan Komunikasi Sosial (Komsos) ini sejatinya adalah instrumen Pembinaan Teritorial (Binter) yang paling murni. Warung kopi bertransformasi menjadi "ruang sidang rakyat" yang paling jujur.

Di sana, pesan-pesan tentang ketertiban masyarakat (Kamtibmas) disampaikan dengan bahasa yang cair, tanpa nada menggurui.

​Bagi para prajurit, momen ini adalah saat di mana mereka bisa menyerap aspirasi langsung dari akar rumput.

Sebuah langkah maju untuk memastikan bahwa setiap butir semen yang diaduk dan setiap jengkal jalan yang dibuka benar-benar menjadi jawaban atas kebutuhan nyata masyarakat.

​Kemanunggalan yang Hidup

​Respons positif mengalir dari warga Desa Pasar Rawa. Bagi mereka, kehadiran aparat yang mau "duduk setara" di warkop memberikan rasa tenang yang berbeda.

Pembangunan desa kini tidak lagi dirasakan sebagai instruksi yang datang dari jauh, melainkan sebuah ikhtiar bersama yang dirumuskan di meja-meja kopi sederhana.

​"TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat," pungkas Supriadi.

​Di penghujung hari, TMMD ke-128 di Gebang memberi pelajaran berharga: bahwa kemajuan sebuah wilayah dimulai dari kemauan untuk saling mendengar.

Di Langkat, sinergi itu tidak dimulai dari ruang rapat yang dingin, melainkan dari hangatnya cangkir kopi dan ketulusan jabat tangan antara prajurit dan warga.(red)
Baca Juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Zamzani Kurniawan
Zamzani Kurniawan
Jadi Lah Yang Terbaik
Berita Terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Rekomendasi
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal
Gambar
Terpopuler
Ngaji Bareng
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Fokus
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Foto
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Shorts
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tv
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
ZTV NETWORK
  • Brand Logo
  • Brand Logo
  • Brand Logo
  • Brand Logo
  • Brand Logo
ZTV
Ikuti Kami
  • Redaksi
  • About
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© ZTV - SINCE 2021