Ngopi Malam, Satgas TMMD Ajak Pemuda Jauhi Narkoba dan Judi Online
ZTV - Di sela pembangunan fisik program TMMD ke-128 Kodim 0203/Langkat, suasana malam di Desa Pasar Rawa dan Desa Kelantan Luar, Kecamatan Gebang, berubah hangat dan bersahaja.
Usai Salat Isya, prajurit TNI tidak langsung beristirahat. Mereka justru menyambangi warung kopi warga, duduk sejajar, tanpa sekat. Secangkir kopi, teh hangat, dan kudapan sederhana menjadi pengikat obrolan antara aparat dan masyarakat.
Di ruang kecil yang akrab itu, pesan penting disampaikan: ajakan kepada para pemuda agar menjauhi narkoba dan judi online yang kian merambah lewat gawai. Satgas mengingatkan, godaan digital seperti game berbasis taruhan hingga slot online kini menjadi ancaman nyata bagi masa depan generasi muda desa.
“Perkembangan teknologi tidak selalu membawa dampak positif kalau tidak disikapi bijak. Banyak yang terjerat judi online dan akhirnya merusak masa depan,” begitu pesan yang mengalir dalam dialog santai tersebut.
Komunikasi sosial (komsos) menjadi pendekatan andalan TNI AD dalam pembinaan teritorial. Lewat cara sederhana seperti ngopi bareng, pesan-pesan kebangsaan dan kepedulian sosial disampaikan tanpa jarak.
Komandan Satgas TMMD ke-128 Kodim 0203/Langkat, Letkol Inf Medwin Sangkalala, menegaskan bahwa kedekatan dengan warga adalah kunci keberhasilan program TMMD.
“Melalui silaturahmi, kami bisa mendengar langsung apa yang dirasakan masyarakat, termasuk persoalan sosial yang mereka hadapi,” ujarnya.
Ia menambahkan, TMMD bukan hanya soal pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun kesadaran dan ketahanan sosial masyarakat desa.
Warga pun merasakan hal yang sama. Kehadiran Satgas tidak hanya membantu membuka akses jalan dan pembangunan fisik lainnya, tetapi juga menghadirkan ruang dialog yang terbuka.
“Kami merasa lebih dekat. Bukan hanya dibantu pembangunan, tapi juga diingatkan untuk menjaga anak-anak kami dari pergaulan dan pengaruh negatif,” ujar salah seorang warga.
Dari warung kopi sederhana itu, pesan besar disampaikan pelan tapi tegas: masa depan desa tidak hanya dibangun dengan semen dan batu, tetapi juga dengan kesadaran menjaga generasi mudanya.(red)
